# Pembukaan
Bitcoin Core 30.0 mengubah kebijakan bawaan untuk transaksi pembawa data pada 10 Oktober 2025. Catatan rilis resmi menyebut nilai default `-datacarriersize` dinaikkan menjadi 100.000 byte—secara praktis tidak lagi menjadi batas utama karena batas ukuran transaksi tercapai lebih dahulu—serta mengizinkan lebih dari satu output `OP_RETURN` dalam satu transaksi. Perubahan ini memicu perdebatan tajam karena menyentuh pertanyaan lama: sejauh mana node sebaiknya meneruskan data nonpembayaran di jaringan Bitcoin ([Bitcoin Core 30.0 Release Notes](https://bitcoin.org/en/releases/30.0/)).
Perdebatan mudah disalahpahami sebagai perubahan aturan Bitcoin. Padahal, kebijakan relay dan aturan konsensus berada pada lapisan berbeda. Bitcoin Core 30 mengubah perilaku default mempool, relay, dan pemilihan transaksi untuk penambangan; ia tidak memperbesar batas bobot blok atau menjadikan transaksi yang sebelumnya tidak valid menurut konsensus menjadi valid. Artikel ini membedah mekanisme, alasan teknis, ruang pilihan operator node, serta dampaknya tanpa spekulasi harga atau nasihat investasi.
## Daftar Isi
- [01 — Apa yang Berubah pada OP_RETURN](#bagian-01)
- [02 — Kebijakan Relay Bukan Konsensus](#bagian-02)
- [03 — Argumen Efisiensi dan Risiko Spam](#bagian-03)
- [04 — Pilihan Operator Node](#bagian-04)
- [05 — Cara Membaca Perkembangan Berikutnya](#bagian-05)
- [Kesimpulan](#kesimpulan-artikel)
- [Sumber](#sumber-artikel)
<a id="bagian-01"></a>
## 01 — Apa yang Berubah pada OP_RETURN

`OP_RETURN` memungkinkan output transaksi ditandai tidak dapat dibelanjakan sambil membawa sejumlah data. Sebelum versi 30, konfigurasi standar Bitcoin Core membatasi data carrier sekitar 83 byte dan umumnya satu output. Versi 30 menaikkan default `-datacarriersize` menjadi 100.000, memperbolehkan beberapa output pembawa data, dan menerapkan batas tersebut pada ukuran agregat `scriptPubKey` semua output terkait. Nilai 100.000 bukan jatah data baru di setiap blok: transaksi tetap bersaing berdasarkan biaya, tunduk pada batas ukuran transaksi, dan akhirnya harus masuk ke blok yang kapasitasnya dibatasi aturan konsensus. Catatan rilis juga menjelaskan operator dapat mengatur `-datacarriersize=83` untuk kembali ke batas kebijakan lama ([Bitcoin Core 30.0 Release Notes](https://bitcoin.org/en/releases/30.0/)).
> **Highlight:** Bitcoin Core 30 melonggarkan default penyaringan transaksi oleh software node, bukan mengubah validitas blok pada protokol Bitcoin.
<a id="bagian-02"></a>
## 02 — Kebijakan Relay Bukan Konsensus
Kebijakan relay menentukan transaksi belum terkonfirmasi mana yang diterima ke mempool dan diteruskan kepada peer; kebijakan penambangan membantu node memilih kandidat transaksi untuk template blok. Konsensus menentukan apakah blok yang sudah ditemukan sah bagi seluruh jaringan. Node boleh memakai kebijakan mempool lebih ketat atau longgar tanpa otomatis memecah jaringan, selama blok yang diterimanya tetap dinilai dengan aturan konsensus sama. Karena itu, dua operator dapat menolak atau meneruskan transaksi `OP_RETURN` secara berbeda, lalu tetap menyepakati blok valid ketika miner memasukkan transaksi tersebut. Pemisahan ini penting agar diskusi tidak keliru menyebut perubahan default sebagai hard fork.
| Aspek | Kebijakan relay/mempool | Aturan konsensus |
|---|---|---|
| Objek | Transaksi belum terkonfirmasi | Blok dan transaksi terkonfirmasi |
| Bisa dikonfigurasi lokal | Ya | Tidak tanpa risiko perpecahan aturan |
| Dampak versi 30 | Default data carrier dilonggarkan | Tidak diubah oleh kebijakan OP_RETURN |
| Batas akhir kapasitas | Mempool, fee, konfigurasi node | Bobot blok dan aturan validasi |
<a id="bagian-03"></a>
## 03 — Argumen Efisiensi dan Risiko Spam
Pendukung perubahan menilai batas lama tidak mencegah penyisipan data; pengguna dapat menaruh data pada struktur lain yang tampak seperti output dapat dibelanjakan dan membebani UTXO set. `OP_RETURN` setidaknya secara eksplisit menandai output sebagai tidak dapat dibelanjakan, sehingga node tidak perlu menyimpannya sebagai kandidat koin yang kelak akan dipakai. Penentang khawatir default lebih longgar menormalkan penggunaan ruang blok untuk data nonmoneter, memperbesar beban bandwidth dan penyimpanan, serta mengurangi friksi bagi spam. Kedua sisi tetap dibatasi ekonomi ruang blok: data harus dibayar melalui fee dan bersaing dengan transaksi lain. Percakapan di X memperlihatkan konflik narasi—termasuk klaim pro dan kontra atas batas 83 byte—tetapi detail teknis di sini diverifikasi terhadap catatan rilis resmi, bukan disimpulkan dari unggahan sosial ([sinyal diskusi X](https://x.com/theonevortex/status/2081947150918066232)).
<a id="bagian-04"></a>
## 04 — Pilihan Operator Node
Operator tetap memegang kendali atas kebijakan lokal. Catatan rilis menyediakan jalan kompatibilitas dengan menetapkan `-datacarriersize=83`; kebijakan lain juga dapat dibangun melalui konfigurasi atau software alternatif. Namun, menolak relay lokal bukan jaminan transaksi tidak pernah sampai ke miner: transaksi dapat melewati peer lain, dikirim langsung, atau masuk lewat jalur privat. Karena itu, hasil praktis konfigurasi ketat terutama berupa pilihan node untuk tidak menyimpan dan meneruskan transaksi tertentu, bukan veto global. Setelah upgrade, operator sebaiknya membaca release notes, mencadangkan konfigurasi, menguji penggunaan memori dan disk, serta memantau mempool sebelum menyalin argumen kubu tertentu.
- [ ] Pastikan paket dan tanda tangan rilis berasal dari kanal resmi.
- [ ] Tinjau nilai `datacarriersize` pada konfigurasi aktif.
- [ ] Ukur dampak mempool, bandwidth, dan disk pada beban nyata.
- [ ] Bedakan transaksi yang ditolak lokal dari blok yang tidak valid.
- [ ] Dokumentasikan alasan kebijakan agar perubahan berikutnya dapat diaudit.
<a id="bagian-05"></a>
## 05 — Cara Membaca Perkembangan Berikutnya
Rilis lanjutan menunjukkan pentingnya memisahkan kebijakan kontroversial dari perawatan software rutin. Bitcoin Core 30.3, dirilis 8 Juli 2026, memperbaiki masalah chainstate database yang berulang kali menulis ulang bagian besar data dan menyebabkan pembacaan serta penulisan disk berlebihan dalam operasi normal ([Bitcoin Core 30.3 Release Notes](https://bitcoin.org/en/releases/30.3/)). Sementara itu, Bitcoin Core 31.0 telah diumumkan melalui kanal rilis resmi ([Bitcoin Core 31.0 Release Notes](https://bitcoin.org/en/releases/31.0/)). Untuk menilai arah OP_RETURN, indikator berguna bukan volume komentar media sosial, melainkan perubahan release notes, proposal kode beserta review teknis, tingkat adopsi versi node, distribusi kebijakan miner, pola fee, dan data pemakaian blok. Bukti tersebut dapat menunjukkan apakah perubahan mengurangi praktik penyisipan data yang lebih mahal bagi UTXO set atau malah menambah biaya operasional jaringan.
<a id="kesimpulan-artikel"></a>
## Kesimpulan
Bitcoin Core 30 menggeser default OP_RETURN dari penyaring ketat menuju kebijakan relay yang lebih permisif, tetapi tidak memberi satu pihak kuasa baru atas konsensus Bitcoin. Perubahan itu memperjelas pertukaran antara transparansi data yang tidak dapat dibelanjakan, otonomi operator node, efisiensi UTXO, dan risiko pemakaian ruang blok untuk tujuan nonpembayaran. Sikap paling disiplin ialah menguji klaim terhadap dokumentasi resmi, membedakan relay dari konsensus, dan mengukur dampak jaringan alih-alih memperlakukan kontestasi sosial sebagai fakta teknis.
<a id="sumber-artikel"></a>
## Sumber
1. [Bitcoin Core 30.0 Release Notes](https://bitcoin.org/en/releases/30.0/) — perubahan `datacarriersize`, multiple data carrier, dan opsi kembali ke batas 83 byte.
2. [Bitcoin Core 30.3 Release Notes](https://bitcoin.org/en/releases/30.3/) — rilis pemeliharaan dan perbaikan masalah penulisan ulang chainstate.
3. [Bitcoin Core 31.0 Release Notes](https://bitcoin.org/en/releases/31.0/) — kanal resmi rilis mayor lanjutan.
4. [Diskusi X tentang batas OP_RETURN](https://x.com/theonevortex/status/2081947150918066232) — sinyal perdebatan komunitas; bukan dasar tunggal klaim teknis.