Wantimpres 2026: 26 Anggota, Mandat Etis, dan Batas Akuntabilitas Publik
Presiden Prabowo melantik 26 anggota Wantimpres lewat Keppres 107/P/2026. Artikel ini membedah komposisi, kerahasiaan nasihat, posisi etis lembaga, dan tolok ukur akuntabilitas publik yang tetap bisa diuji tanpa membuka isi pertimbangan.

121 Kebijakan dalam 21 Bulan: Cara Menguji Klaim Transformasi Pemerintah
Membedah klaim 121 kebijakan transformatif pemerintah dalam 21 bulan melalui rantai keputusan, anggaran, pelaksanaan, hasil, dan pengawasan publik. Analisis netral ini menawarkan indikator konkret untuk menguji dampaknya.

UU 61/2024: Presiden Bebas Bentuk Kementerian, DPR Wajib Evaluasi Dua Tahun
UU 61/2024 menghapus batas 34 kementerian dan memberi presiden fleksibilitas penuh menentukan jumlah kementerian, dengan mekanisme evaluasi wajib oleh DPR dalam dua tahun.
Dana Negara untuk Partai Politik: Lima Syarat Akuntabilitas Sebelum Anggaran Ditambah
Kenaikan bantuan negara kepada partai politik tidak cukup dinilai dari nominal. Artikel ini mengulas fondasi hukum dan lima syarat akuntabilitas agar setiap tambahan dana dapat diuji publik.
September 2026: RUU Perampasan Aset Prioritas Super, APBN 2027 Rp4.106 Kuadriliun, dan Reforma Agraria Disahkan — Tiga Lokomotif Legislatif Bergerak Bersamaan
September 2026 mencatat konvergensi tiga lokomotif kebijakan: RUU Perampasan Aset jadi prioritas super (target 15 Des), APBN 2027 Rp4.106 kuadriliun disahkan 29 Sep, dan UU Reforma Agraria berlaku 22 Sep — merefleksikan tekanan akuntabilitas, ruang fiskal program prioritas, dan resolusi 1.296 Konflik tanah aktif.
RUU Perampasan Aset 2026: Dari 18 Tahun Tertunda Jadi Super Prioritas DPR, Target Disahkan 15 Desember
RUU Perampasan Aset yang tertunda 18 tahun ditetapkan super prioritas DPR dengan target pengesahan 15 Desember 2026. Artikel membahas latar belakang hukum, dua jalur perampasan (in personam & in rem), proses legislasi 35 RDPU, dan implikasi pemulihan aset negara.

Dugaan Keracunan MBG Batang: Ujian Transparansi dan Akuntabilitas Pemerintah
Kasus dugaan keracunan MBG di Batang menguji akuntabilitas program prioritas pemerintah. Artikel ini memisahkan fakta dari dugaan serta menyusun tolok ukur keterbukaan investigasi, pemulihan korban, dan koreksi sistem.

Status Ojol di Persimpangan: Lima Uji Perlindungan tanpa Mematikan Fleksibilitas
Perdebatan status mitra atau pekerja bagi pengemudi ojol kembali menguat dalam pembahasan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan. Titik temunya bukan label semata, melainkan hak minimum, transparansi algoritma, jaminan sosial, dan ruang kerja yang tetap inklusif.
RUU Satu Data Indonesia: Menyatukan Rujukan Tanpa Memusatkan Kuasa
RUU Satu Data Indonesia memasuki pembahasan Tingkat I dengan janji menyatukan standar tanpa memusatkan seluruh kewenangan. Ujian utamanya terletak pada pembagian tanggung jawab, hak koreksi warga, keamanan, dan pengaturan data lintas negara.

Reshuffle Menkeu September 2026: Pergantian Ketiga, Koalis Gemuk, dan Uji Credibility Suahasil Nazara
Reshuffle ke-6 Kabinet Merah Putih menggantikan Menkeu Purbaya dengan Suahasil Nazara di tengah penurunan kepuasan publik, kontroversi internal Kemenkeu, dan tekanan finalisasi APBN 2027. Artikel membedah kronologi, pemicu, reaksi DPR, dan tantangan teknokratis yang menunggu Menkeu baru.
Tertarik Berdiskusi Seputar Backend & Software Architecture?
Saya selalu antusias berdiskusi mengenai arsitektur sistem, tantangan skalabilitas, integrasi API, atau peluang kolaborasi proyek.