
Putusan MK 135 dan Pemisahan Pemilu 2029: Menguji Desain Transisi Nasional-Lokal
Putusan MK 135/PUU-XXII/2024 memisahkan pemilu nasional dan lokal mulai siklus 2029. Artikel ini mengurai desain dua arena, jeda 2–2,5 tahun, risiko transisi, serta agenda regulasi yang menentukan kualitas implementasinya.
Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah Mulai 2029: Peta Transisi dan Agenda Legislasi Indonesia
Putusan MK Nomor 135/PUU-XXII/2024 memisahkan pemilu nasional dan lokal mulai siklus 2029. Artikel ini memetakan desain baru, masa transisi, risiko, serta agenda legislasi dan pengawasan publik.
Putusan MK 128/PUU-XXIV/2026: Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Kini Bertaring, Parpol Terancam Dicoret KPU
Putusan MK Nomor 128/PUU-XXIV/2026 menegaskan bahwa partai politik yang gagal memenuhi kuota 30 persen keterwakilan perempuan dalam daftar calon legislatif wajib digugurkan KPU dari daerah pemilihan bersangkutan, mengubah kebijakan afirmasi dari imbauan menjadi sanksi mengikat.

Putusan MK 104/PUU-XXIII/2025: Rekomendasi Bawaslu Kini Mengikat, Begini Dampaknya bagi KPU dan Pilkada
Putusan MK Nomor 104/PUU-XXIII/2025 mengubah status rekomendasi Bawaslu atas pelanggaran administrasi pemilu dan pilkada menjadi putusan yang final dan mengikat bagi KPU, menyetarakan rezim hukum pemilu nasional dan pilkada sekaligus menuntut penguatan kelembagaan Bawaslu di daerah.
Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah Mulai 2029: Peta Transisi Setelah Putusan MK 135
Putusan MK Nomor 135/PUU-XXII/2024 memisahkan pemilu nasional dan lokal mulai siklus 2029. Artikel ini memetakan desain baru, masalah transisi jabatan, dampak, dan tolok ukur implementasinya secara netral.
Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah Mulai 2029: Lima Pekerjaan Besar Demokrasi Indonesia
Putusan MK 135/PUU-XXII/2024 memisahkan pemilu nasional dan lokal mulai siklus 2029. Artikel ini mengurai kalender baru, risiko transisi, agenda legislasi, dan indikator keberhasilannya secara netral.
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Dikejar 8 Oktober: 2.100 DIM, Nasib Pekerja Gig, dan Tarik-Ulur Buruh–Pengusaha
DPR membidik pengesahan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan paling lambat 8 Oktober 2026, sementara pemerintah menyebut target Oktober dan pembahasan lebih dari 2.100 DIM belum final. Artikel ini memetakan tenggat, isu pekerja gig, titik tarik-ulur buruh–pengusaha, serta ukuran transparansi yang perlu diawasi publik.
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan 2026: Jalan Berliku ke 8 Oktober, Pesangon, Outsourcing, dan Pekerja Platform
Analisis mendalam RUU Pelindungan Ketenagakerjaan 2026 yang ditargetkan disahkan 8 Oktober — latar belakang amanat MK 168/PUU-XXI/2023, 5 klaster krusial (pesangon, outsourcing, pekerja platform, PKWT, pengupahan), dinamika tekanan buruh vs pengusaha, tabel perbandingan 3 era regulasi, dan 3 skenario menuju tenggat pengesahan.

Putusan MK 128/2026: Kuota 30 Persen Perempuan Kini Menentukan Nasib Partai di Dapil
Putusan MK 128/2026 memberi sanksi nyata bagi partai yang gagal memenuhi kuota 30 persen calon perempuan di suatu dapil. Artikel ini menjelaskan mekanisme, dampak bagi Pemilu 2029, dan mengapa kaderisasi serta transparansi tetap menjadi kunci.

RUU Pemilu 2026: Parliamentary Threshold 5 Persen, Presidential Threshold Dihapus MK, dan Desain Pencalonan Capres Baru
RUU Pemilu 2026: Koalisi sepakat PT 5%, MK hapus presidential threshold, wacana 2 fraksi memicu debat konstitusional, Komisi II DPR siapkan Panja & 28 poin masalah, konteks gugatan Gibran & APBN 2027.
Tertarik Berdiskusi Seputar Backend & Software Architecture?
Saya selalu antusias berdiskusi mengenai arsitektur sistem, tantangan skalabilitas, integrasi API, atau peluang kolaborasi proyek.