Regulasi ICO dan Stablecoin di Indonesia: Peta Rancangan OJK, Klasifikasi Token, dan Celah Hukum Pasca Transisi Bappebti 2026
Pasca-transisi kewenangan Bappebti ke OJK Januari 2026, dua agenda regulasi kripto Indonesia belum tuntas: kerangka ICO/ITO dan status stablecoin sebagai "alat transaksi" pasca UU 4/2026. Artikel memetakan rancangan aturan OJK, klasifikasi token, timeline regulasi, dan risiko bagi pelaku industri.
Perubahan Wajah Kripto Indonesia 2026: Infrastruktur, Regulasi, dan Risiko yang Tetap Milik Pengguna
Ekosistem kripto Indonesia 2026 menunjukkan institusionalisasi dengan 29 entitas berizin dan infrastruktur yang lebih terstruktur, namun transaksi derivatif menurun 6,88% pada Januari 2026. Artikel memetakan arsitektur pengawasan OJK, risiko pengguna, dan indikator kedewasaan pasar.
CLARITY Act Mandek di Senat AS: SEC, CFTC, dan The Fed Ambil Alih Kemudi Regulasi Kripto
Setelah RUU CLARITY Act gagal maju di Senat AS lewat voting 49-50, SEC, CFTC, dan Federal Reserve bergerak cepat menerbitkan aturan dan pengecualian tersendiri untuk mengisi kekosongan regulasi aset kripto dalam waktu kurang dari sepekan.
GENIUS Act dan Peluncuran fUSD: Babak Baru Regulasi Stablecoin Institusional di AS
Peluncuran stablecoin institusional fUSD oleh Falcon Finance dan Anchorage Digital Bank menjadi studi kasus kepatuhan pertama terhadap GENIUS Act, di tengah derasnya aturan turunan dari FinCEN, OFAC, FDIC, dan proposal Regulation Crypto dari SEC.
Banjir ETF Kripto 2026: Generic Listing Standards SEC dan Ujian Berikutnya bagi Pasar Digital AS
Aturan generic listing standards SEC memangkas proses persetujuan ETF kripto dari hitungan bulan menjadi puluhan hari, memicu lebih dari 100 pengajuan ETF baru sekaligus memunculkan tinjauan ulang regulator terhadap produk-produk kripto yang lebih eksotis.
SEC Regulation Crypto Assets vs CFTC Plan B: Perang Rulemaking Kripto AS Saat CLARITY Act Mandek di Senat
SEC merilis proposal Regulation Crypto Assets 402 halaman sementara CFTC menyiapkan jalur rulemaking sendiri setelah RUU CLARITY Act gagal cloture di Senat AS, membentuk dua jalur regulasi paralel bagi penerbit token dan stablecoin.
Membaca Stablecoin di Bawah MiCA: Cadangan, Penebusan, dan Pengawasan Eropa
MiCA membagi stablecoin menjadi ART dan EMT serta mengatur penerbit, cadangan, hak penebusan, dan pengawasan token signifikan. Panduan ini membantu membaca kepatuhan stablecoin secara kritis tanpa menjadikannya nasihat investasi.
Membaca Jejak Energi Bitcoin: Apa yang Diungkap Data Cambridge tentang Industri Mining
Laporan Cambridge terbaru menunjukkan bauran energi mining Bitcoin membaik, tetapi konsumsi listrik absolut tetap besar. Artikel ini membedah angka, metodologi, keterbatasan, dan indikator yang perlu dipantau tanpa hype investasi.

22,93 Juta Akun Kripto dan Babak Implementasi: Lima Ujian Ekosistem Digital Indonesia Seusai FEKDI 2026
FEKDI x IFSE 2026 menandai pergeseran agenda kripto Indonesia dari eksperimen menuju implementasi. Analisis ini membedah lima ujian: skala pasar, jalur sandbox, keamanan siber, manfaat ekonomi riil, dan pengawasan berbasis hasil.

PADK OJK 3/2026 Berlaku: Apa Arti Sistem Pelaporan Baru bagi Industri Kripto Indonesia
PADK OJK 3/2026 mulai berlaku pada 1 September dan menyeragamkan pelaporan industri aset kripto Indonesia. Simak mekanismenya, dampak bagi konsumen, batas perlindungan, dan indikator implementasi yang perlu dipantau.
Tertarik Berdiskusi Seputar Backend & Software Architecture?
Saya selalu antusias berdiskusi mengenai arsitektur sistem, tantangan skalabilitas, integrasi API, atau peluang kolaborasi proyek.